(Part 2) Ketika dua sejoli : IDEA and ACTION dipertemukan, apakah yang akan terjadi ?



Hai para founders digital kebanggaan orangtua dan Negeri Indonesia..

Kali ini sudah keluar part 2 lanjutan dari artikel idea dan action sebelumnya..

Dipart 2 ini lebih detail dan seru komentar-komentarnya dari temen-temen founders di grup wa ID Startupfounder (IDSF) mengenai idea dan action..
Berikut rangkumannya special untuk anda yang membacanya….

Tentang ide...

Kita mulai dari mbak rina-co founder idemuideku, yang  mengatakan bahwasanya “kalau punya ide bagus, sampaikanlah ke banyak orang. You don't know who's going to help you reach your goal.”,

Kemudian mbak Rina berkomentar mengenai pertanyaan berikut “kalo ide saya diambil orang trus dia lebih sukses, bagaimana”

 Jawaban dari mbak Rina “kecil kemungkinan. Karena kamu yg punya konsep besarnya. Dan kalaupun dia meniru, tantangan buatmu untuk berinovasi, menambah added value, memberikan manfaat lebih. “

Nah benar ….. selama kita mau berinovasi nggak usah takut ide dicuri , sekalipun nantine dicuri atau diadopsi oleh perusahaan yang sudah besar dan memiliki dana besar pula. (IDSF)

Awalan untuk bangun startup...

lanjut dari anggota IDSF yang bernomer 0857-1186-xxxx bertanya
“Mau nanya, awal untuk membangun startup itu gimana”

Kemudian mas bashid co founder mobilan ikut menjawab, “berawal dari ada masalah, diciptakan solusinya, kemudian cari tim untuk membuatnya, untuk lebih jelasnya dapat dipelajari di web cozora.com, cukup lengkp disana ”

Pentingnya eksekusi bisnis dilapangan...

  mas fathin founder gifood berkomentar tentang pentingnya segera eksekusi dilapangan.
“Sambil liat reaksi pasar. Jangan sampe udah capek2 bikin yg rumit, eh pasar tdk nerima produknya”

 Mas fathin menambahkan….
 “Krn bisa jadi asumsi kita salah. Kita seringkali terlalu pede dan egois menganggap ide solusi kita paling ok”

Penjelasan mengenai MVP...

Nah beberapa hal yang dijelaskan mas fathin –gifood tersebut adalah mengenai pentingnya eksekusi ide anda, jadi ketika sudah memiliki ide, lalu cara validasinya dengan lempar saja produk atau jasa anda ke market, jika berhasil maka produk atau jasa anda dibutuhkan market, kalaupun belum sesuai, maka anda harus bisa melihat hal-hal mana yang harus diperbaiki, itulah yang disebut MVP (Minimum Viable Product)

Jadi sudah tau kan founders bagaimana pentingnya MVP ketika kamu bangun startup digital.

MVP bisa diterapkan untuk bisnis selain digital juga lho, 

So segera action yah, agar bisa tahu sampai sejauh mana produk atau jasa anda dibutuhkan market..






Share this

Related Posts

Previous
Next Post »